Umar bin Khattab adalah
salah satu sosok pemimpin terbaik yang pernah dimiliki umat islam. Khalifah
kedua dalam sejarah islam. Bisa dibilang kehebatan jiwa kepemimpinannya hanya
kalah dari Nabi Muhammad dan Abu Bakar (Khalifah pertama). Sosok Umar bisa
dijadikan contoh bagi semua pemimpin di dunia. Sebagai seorang pemimpin dia
jauh dari kegemerlapan dunia. Menurut cerita, sebenarnya Umar tidak mau menjadi
seorang khalifah ketika Abu Bakar menunjuk dia untuk melanjutkan kekhalifahan
islam. Bahkan ada yang menyatakan Abu Bakar sampai menempelkan pedang di
lehernya Umar agar dia mau menjadi khalifah islam. Banding dengan orang-orang
jaman sekarang, semua berebut untuk memperoleh kedudukan yang tinggi.
Umar pernah berkata
“sejelek-jeleknya seorang pemimpin adalah dia kenyang sementara rakyatnya
lapar”. Pemimpin jauh berbeda, korupsi dimana-mana sementara rakyat kelaparan. Ada
sebuah cerita bahkan Umar sering berkeliling di malam hari takut masih ada
rakyatnya yang kelaparan. Suatu hari Umar menemui seorang ibu bersama anak-anaknya
yang sedang kelaparan. Ibu ini tidak tahu kalau dia sedang berhadapan dengan
Umar, ibu tersebut berkata “sungguh buruk Amirul Mukminin (panggilan untuk
Umar), dia membiarkanku menderita seperti ini”. Umar meminta ibu tersebut untuk
menunggunya, sementara ibu itu belum tahu kalau sebenarnya dia sedang
berhadapan dengan orang yang dicela. Umar mengambilkan makanan untuk ibu
tersebut dan anak-anaknya.
Setelah mengambilkan
cadangan makanan, Umar berniat untuk kembali dan memberikan kepada ibu yang
tadi ditemuinya. Sebelum dia mengangkat makanan tersebut (dalam film saya lihat
sekitar setengah karung), pembantunya (kalau tidak salah) berkata “wahai Umar,
biar aku yang membawakan makanan itu”. Dengan tegas Umar menjawab “apa kau akan
menanggung semua dosaku kepada Allah kelak?”. Sungguh banyak pelajaran berharga
disini. Sekarang mana ada pemimpin yang benar-benar bertanggung jawab seperti
Umar. Bahkan ketika sudah bertemu dengan ibu yang tadi ditemuinya, Umar yang
memasakkan makanan untuk ibu tersebut dan anak-anaknya.
Seperti yang dikatakan
sebelumnya, Umar sangat jauh dari kegemerlapan dunia. Dia tidak gila harta
seperti pemimpin kebanyakan. Suatu ketika setelah penaklukan Romawi, ada
pejabat Romawi yang berkunjung ke Arab untuk melihat sosok Umar. Betapa
terkejut dia karena menjumpai Umar tidur di bawah pohon kurma bahkan tanpa
pengawalan sama sekali. Pejabat Romawi pun berkata “Sungguh tidak ada satu pun
pemimpin Romawi yang sepertimu. Tidak ada dari mereka yang bisa hidup
sepertimu. Engkau bisa tidur dimanapun karena engkau telah berbuat adil
terhadap rakyatmu”. Ini jelas bukan sebuah sindiran melainkan ungkapan
kekaguman. Pejabat Romawi itu beranggapan Umar bisa hidup tenang karena telah
berlaku adil kepada setiap rakyatnya.
Ada teladan lain
tentang kesederhanaan Umar. Ketika sedang melakukan pidato kenegaraan, dia
hanya menggunakan baju yang sudah banyak ditambal. Menurut riwayat tambalan di
baju Umar ada 12 buah. Bahkan ketika melakukan ibadah haji sekalipun Umar masih
menggunakan baju yang sama. Umar itu sangat takut memakan harta negara,
pemimpin seperti ini jelas tidak ada di Indonesia. Mungkin banyak orang
berpikir Umar mirip gembel. Bukan, Umar bin Khattab adalah salah satu pemimpin
terbaik yang pernah dimiliki umat islam. :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar