Total Tayangan Halaman

Rabu, 10 Oktober 2012

Umar bin Khattab II


Umar bin Khattab adalah salah satu sosok pemimpin terbaik yang pernah dimiliki umat islam. Khalifah kedua dalam sejarah islam. Bisa dibilang kehebatan jiwa kepemimpinannya hanya kalah dari Nabi Muhammad dan Abu Bakar (Khalifah pertama). Sosok Umar bisa dijadikan contoh bagi semua pemimpin di dunia. Sebagai seorang pemimpin dia jauh dari kegemerlapan dunia. Menurut cerita, sebenarnya Umar tidak mau menjadi seorang khalifah ketika Abu Bakar menunjuk dia untuk melanjutkan kekhalifahan islam. Bahkan ada yang menyatakan Abu Bakar sampai menempelkan pedang di lehernya Umar agar dia mau menjadi khalifah islam. Banding dengan orang-orang jaman sekarang, semua berebut untuk memperoleh kedudukan yang tinggi.
Umar pernah berkata “sejelek-jeleknya seorang pemimpin adalah dia kenyang sementara rakyatnya lapar”. Pemimpin jauh berbeda, korupsi dimana-mana sementara rakyat kelaparan. Ada sebuah cerita bahkan Umar sering berkeliling di malam hari takut masih ada rakyatnya yang kelaparan. Suatu hari Umar menemui seorang ibu bersama anak-anaknya yang sedang kelaparan. Ibu ini tidak tahu kalau dia sedang berhadapan dengan Umar, ibu tersebut berkata “sungguh buruk Amirul Mukminin (panggilan untuk Umar), dia membiarkanku menderita seperti ini”. Umar meminta ibu tersebut untuk menunggunya, sementara ibu itu belum tahu kalau sebenarnya dia sedang berhadapan dengan orang yang dicela. Umar mengambilkan makanan untuk ibu tersebut dan anak-anaknya.
Setelah mengambilkan cadangan makanan, Umar berniat untuk kembali dan memberikan kepada ibu yang tadi ditemuinya. Sebelum dia mengangkat makanan tersebut (dalam film saya lihat sekitar setengah karung), pembantunya (kalau tidak salah) berkata “wahai Umar, biar aku yang membawakan makanan itu”. Dengan tegas Umar menjawab “apa kau akan menanggung semua dosaku kepada Allah kelak?”. Sungguh banyak pelajaran berharga disini. Sekarang mana ada pemimpin yang benar-benar bertanggung jawab seperti Umar. Bahkan ketika sudah bertemu dengan ibu yang tadi ditemuinya, Umar yang memasakkan makanan untuk ibu tersebut dan anak-anaknya.
Seperti yang dikatakan sebelumnya, Umar sangat jauh dari kegemerlapan dunia. Dia tidak gila harta seperti pemimpin kebanyakan. Suatu ketika setelah penaklukan Romawi, ada pejabat Romawi yang berkunjung ke Arab untuk melihat sosok Umar. Betapa terkejut dia karena menjumpai Umar tidur di bawah pohon kurma bahkan tanpa pengawalan sama sekali. Pejabat Romawi pun berkata “Sungguh tidak ada satu pun pemimpin Romawi yang sepertimu. Tidak ada dari mereka yang bisa hidup sepertimu. Engkau bisa tidur dimanapun karena engkau telah berbuat adil terhadap rakyatmu”. Ini jelas bukan sebuah sindiran melainkan ungkapan kekaguman. Pejabat Romawi itu beranggapan Umar bisa hidup tenang karena telah berlaku adil kepada setiap rakyatnya.
            Ada teladan lain tentang kesederhanaan Umar. Ketika sedang melakukan pidato kenegaraan, dia hanya menggunakan baju yang sudah banyak ditambal. Menurut riwayat tambalan di baju Umar ada 12 buah. Bahkan ketika melakukan ibadah haji sekalipun Umar masih menggunakan baju yang sama. Umar itu sangat takut memakan harta negara, pemimpin seperti ini jelas tidak ada di Indonesia. Mungkin banyak orang berpikir Umar mirip gembel. Bukan, Umar bin Khattab adalah salah satu pemimpin terbaik yang pernah dimiliki umat islam. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar